Hpai.inspirasibersama.com – Anggapan sebagian besar orang diabetes lebih disebabkan oleh faktor asupan makanan berkarbohidrat tinggi dan manis saja. Namun anggapan itu tidak benar, karena sering stres bisa memicu seseorang menderita diabetes.

Jika saat ini anda mudah untuk mengalami stres, maka anda beresiko 1,5 kali lebih tinggi terkena diabetes dibandingkan dengan mereka yang memiliki manajemen stres baik. Bahkan stres yang kronik atau menahun bisa membuat pengaturan kadar gula dalam tubuh menjadi kacau.

Secara normal saat kita mengalami stres, maka terjadi peningkatan hormon kortisol yang berfungsi dalam melawan stres yang turut berperan meningkatkan kadar gula dalam darah. Maka disaat seseorang mengalami stres yang kronis maka terjadi peningkatan kadar gula darah yang berlangsung lama sehingga memicu diabetes.

Selain stres diabetes juga sangat dipengaruhi oleh pola makan yang tidak sehat. Saat seseorang mengalami stres akan memiliki kecenderungan untuk mengkonsumsi makanan dalam jumlah yang lebih banyak dari biasanya. Hal ini yang membuat kinerja tiroid yang berfungsi menstabilkan gula darah melalui insulin menjadi resisten dan memicu diabetes.

Kalau kita berbicara stres memang semua orang pasti pernah mengalami stres. Bahkan bagi mereka yang bekerja di kantor rata-rata mengalami stres karena tingginya tuntutan pekerjaan. Secara fisiologis stres merupakan hal yang normal sebagai akibat respon tubuh terhadap masalah yang dihadapi. Namun kita tidak boleh jatuh dalam kondisi stres yang berlebihan yang sangat merugikan kesehatan termasuk memicu diabetes.

Artikel Terkait : Cara Meredakan Stres Dalam Waktu 20 Menit


0 Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *