Hpai.InspirasiBersama.com – Banyak kita mendengar bahwa kunci dari keharmonisan sebuah pasangan salah satunya adalah hubungan seks yang berkualitas. Ini adalah benar sekali, namun benarkah semakin sering bercinta membuat pasangan akan lebih bahagia ?. Ternyata berdasarkan sebuah hasil studi hal ini tidak berbanding lurus.

Pada kenyataannya, para pasangan yang berusaha meningkatkan frekuensi bercinta justru merasa kurang bahagia. Hal ini disebabkan karena terlalu sering melakukan hubungan seks akan membuat pasangan menjadi kurang puas.

Kalau kita berbicara tentang frekuensi bercinta, maka setiap pasangan mempunyai frekuensi yang berbeda-beda. Ada pasangan yang memang suka bercinta setiap hari, ada yang seminggu cuman sekali atau bahkan ada juga yang satu bulan sekali. Semua itu ada banyak faktor yang mempengaruhinya.

Namun seiring bertambahnya usia, maka frekuensi seksual pasangan akan menurun. Biasanya bagi mereka yang masih berusia kurang dari 40 tahun bisa melakukan hubungan intim sebanyak tiga sampai empat kali dalam seminggu. Namun kalau usia sudah lebih dari 40 tahun, maka biasanya hanya dua sampai tiga kali dalam seminggu saja.

Kalau kita beranggapan dengan menggandakan melakukan seks bisa membuat pasangan lebih bahagia, maka anggapan itu salah. Ketika kita berusaha menggandakan hubungan seks dua kali lipat dari kebiasaan normal anda, maka yang terjadi adalah salah satu pasangan akan merasa hanya mengimbangi keinginan salah satu pasangan untuk melakukan hubungan seks. Hal ini tentu membuat kualitas seks kurang baik yang menyebabkan salah satu pasangan merasa kurang puas.

Yang disarankan oleh para ahli tentang frekuensi seksual adalah menjadwalkannya. Kita tahu bahwa saat melakukan hubungan intim dengan pasangan, mungkin saja pasangan kita kurang mood. Hal ini normal karena setiap orang mempunyai perbedaan dalam keinginan bercinta. Untuk menghindari hal yang demikian, maka sangat disarankan untuk menjadwal waktu berhubungan intim dengan pasangan.

Baca Juga : Kapan Waktu Yang Tepat Untuk Berhubungan Intim Dengan Pasangan ?

Kompromikan dengan pasangan anda tentang jadwal hubungan seks yang menurut anda ideal dilakukan. Dengan seperti ini maka ada kesepakatan tentang hubungan seks yang lebih berkualitas.

Hal kedua yang perlu dilakukan sebelum melakukan hubungan intim dengan pasangan adalah melakukan pemanasan terlebih dahulu. Hal ini sangat penting sekali. Misalnya saja sebelum anda benar-benar melepas baju, maka usahakan sebelumnya merasa rileks dengan melakukan pijitan, ngobrol santai atau hal-hal lain yang bisa meningkatkan kehangatan.

Tips berikutnya yang disarankan adalah cobalah untuk melakukan mandi terlebih dahulu sebelum melakukan hubungan intim dengan pasangan. Dengan melakukan mandi terlebih dahulu, maka bisa membuat kita merasa percaya diri sebelum melakukan hubungan intim dengan pasangan.

Saat anda melakukan hubungan intim dengan pasangan, jangan berpatokaan pada film porno. Hal ini disebabkan karena banyak kebohongan yang terjadi pada film porno. Dalam adegan film porno kita akan melihat aktivitas seks yang hampir 95% dilakukan di area genital pasangan, baru sisanya melakukan ciuman atau pelukan. Anda harus lebih banyak nuansa sayang dan mesranya dengan mencium, memeluk, menatap mata dengan mesra yang bisa meningkatkan kehangatan dalam bercinta.

Tidak dapat dipungkiri bahwa hanya sedikit pasangan wanita yang bisa mengalami orgasme saat berhubungan intim dengan pasangan. Untuk itu sangat penting bagi para pasangan untuk saling berkomunikasi bagaimana cara membantu pasangan masing-masing untuk bisa melakukan orgasme. Salah satunya adalah dengan mengenali bahasa tubuh pasangan masing-masing saat orgasme. Atau juga bisa dengan berkomunikasi tentang posisi-posisi yang disukai oleh pasangan kita.

Artikel Terkait : Waktu Normal Berhubungan Seks Dengan Pasangan


0 Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *