Hpai.InspirasiBersama.com – Sudah banyak orang yang mengetahui kalau diabetes akan mematikan hasrat seksual. Namun ternyata bukan hanya itu saja, rangsangan seksualpun akan ikut menurun atau rusak. Hal ini disebabkan karena kondisi diabetes membuat sistem saraf otonom yang berfungsi mengatur rangsangan seksual terganggu.

Prosesnya adalah terjadi ketika mereka yang menderita diabetes dan mengalami peningkatan kadar gula darah yang sulit terkontrol, maka akan memicu banyak plak yang menumpuk pada susunan saraf dan pembuluh darah.

Dampaknya adalah akan membuat suatu sumbatan pada pembuluh darah sehingga membuat suplai darah ke banyak organ menjadi terganggu. Padahal kunci utama normalnya organ seksual seseorang sangat tergantung dari suplai darah yang berjalan dengan baik.

Gangguan pada organ akan dialami oleh pria dan wanita yang mengalami diabetes. Namun kondisi tersebut akan berbeda-beda setiap individu. Yang pasti adalah diabetes akan secara perlahan merusak seksualitas seseorang, bahkan sekedar rangsangan seksual saja akan bisa menurun atau bahkan hilang.

Bagi seorang wanita yang mengalami diabetes, maka kondisi tingginya kadar glukosa dalam darah akan membuat kondisi vagina menjadi rentan terkena infeksi jamur. Bukan hanya itu saja, vagina wanita juga bisa mengalami kekeringan, terasa gatal yang berlebih dan keluar cairan yang berwarna putih. Kondisi ini tentu sangat mempengaruhi aktivitas seksual seorang wanita.

Bagi seorang pria, diabetes akan membuat pria menjadi kurang bisa melakukan ereksi atau mempertahankan ereksi. Bahkan pada kasus yang lebih serius bisa membuat seorang pria menjadi impoten.

Baca Juga : Khasiat Rambut Jagung Bisa Mencegah Diabetes

 

Bagi anda yang saat ini sudah terdiagnosa diabetes oleh dokter, maka sebaiknya kita selalu aktif berkonsultasi kepada dokter agar tidak sampai terjadi komplikasi yang lebih serius yang bisa membuat kesehatan kita menjadi menurun.

Namun bagi kita yang masih sehat, maka tetap disarankan untuk melakukan gaya hidup dan pola makan yang sehat. Jangan suka makan secara berlebihan dan rutin melakukan olahraga secara teratur. Sebaiknya setiap hari, atau jika dirasa sulit anda bisa melakukan olahraga setidaknya seminggu tiga kali.

Selain menerapkan gaya hidup dan pola makan yang sehat, maka penting juga untuk rutin memantau kadar gula darah secara berkala. Kita harus tahu berapa kadar gula dikatakan normal dan harus diwaspadai. Yang baik adalah gula darah kurang dari 150 mg/dl.

Artikel Terkait : Inilah Tanda Kalau Gula Darah Kita Tinggi


0 Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *