Hpai.InspirasiBersama.com – Tahukah kita bahwa berdasarkan sebuah hasil studi menyebutkan bahwa banyak wanita yang memalsukan atau berpura-pura tentang urusan orgasme. Hal ini menjadi sebuah kabar yang sangat menarik untuk diketahui penyebabnya.

Bagi kita tentu hal ini menjadi informasi yang membuat kita terkejut. Pasalnya selama ini banyak wanita atau istri yang mengaku mengalami orgasme saat melakukan hubungan seks dengan suami. Bahkan para peneliti sendiri juga merasa terkejut dengan hasil studi ini.

Kebanyakan dari para wanita yang mengaku memalsukan orgasme adalah mereka yang melakukan hubungan seks yang dipaksakan atau tidak diinginkan. Contohnya saja mereka yang mendapatkan pengalaman yang tidak menyenangkan saat berhubungan intim dengan pria.

Mereka yang mengalami pengalaman seks yang buruk dengan orang lain cenderung berbohong tentang orgasme. Alasan ini mereka lakukan dengan harapan agar hubungan seks bisa lebih cepat selesai.

Bagi hubungan suami istri, tindakan yang seperti ini tentunya sangat tidak disarankan. Kalau dibiarkan saja maka akan memicu polemik dalam keluarga yang bisa berujung pada perceraian.

Tidak dapat dipungkiri bahwa banyak para pria atau suami yang kurang bisa membuat puas istrinya dalam berhubungan intim. Apabila ini sering terjadi, maka seorang istri bisa saja memalsukan orgasme dengan harapan agar hubungan seks bisa lebih cepat selesai.

Berdasarkan sebuah hasil studi juga menyebutkan bahwa penyebab perceraian terbesar adalah karena kurang merasa puas dalam urusan seks. Seorang wanita yang sering kali mengalami hal yang demikian, maka akan mencoba cara lain untuk bisa memenuhi kebutuhan rohaninya.

Dari situlah awal mula munculnya banyak masalah dalam sebuah hubungan rumah tangga. Seorang istri akan mencoba untuk menarik perhatian pria lain untuk bisa mendapatkan kepuasan seks yang belum bisa ia dapatkan dari sang suami. Untuk itu sangat penting sekali bagi seorang pria untuk bisa memahami hubungan seks yang berkualitas.

Artikel Terkait : Seberapa Penting Mengatur Jadwal Hubungan Seks ?


0 Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *