Hpai.InspirasiBersama.com – Mungkin kita sudah pernah mendengar kalau toge konon katanya bisa membantu mengatasi masalah kesuburan pada pria. Benarkah demikian ?. Secara umum untuk meningkatkan derajat kesuburan seorang pria membutuhkan asupan makanan yang sehat. Apa saja manfaat konsumsi toge bagi kesehatan sperma ?.

Mari kita bahas mulai dari kandungan toge itu sendiri. Yang pertama adalah toge merupakan jenis sayuran yang kaya akan kandungan vitamin E dan antioksidan. Dengan kandungan vitamin E dan antioksidan yang tinggi, maka terbukti kalau konsumsi toge bisa membantu mengatasi masalah kesehatan sperma.

sumber gambar : http://greenworldglobal.web.id/

Tahukah kita bahwa banyaknya radikal bebas dalam tubuh kita bisa mengganggu kesehatan sperma seorang pria. Akibatnya sperma menjadi kurang berkualitas. Dengan asupan antioksidan yang cukup seperti pada toge, maka bisa mencegah kerusakan sel yang diakibatkan oleh radikal bebas.

Bukan hanya itu saja, tubuh kita membutuhkan asupan vitamin E yang cukup untuk menunjang kinerja tubuh. Salah satu manfaatnya adalah untuk menjaga produksi hormon dan enzim yang erat kaitannya dengan produksi sperma. Dengan begitu maka akan menciptakan sperma yang lebih berkualitas.

Jika anda mengalami gangguan kesehatan sperma atau lama belum memiliki momongan setelah menikah, maka disarankan untuk melakukan pemeriksaan secara mendalam ke dokter. Mengapa demikian, hal ini disebabkan karena jika anda hanya berusaha mengkonsumsi banyak toge dan belum juga berhasil, maka besar kemungkinan masalah ada pada pabrik sperma itu sendiri yaitu pada bagian testis.

Banyak para pria yang mengalami susah mendapatkan keturunan meskipun sudah sering mengkonsumsi toge dalam waktu yang lama. Ternyata penyebab terbanyak seorang pria mengalami masalah kualitas sperma lebih disebabkan karena varikokel.

Baca juga : minuman kesehatan herbal produk hpa internasional pak haji ismail malaysia

Varikokel merupakan kondisi melebarnya pembuluh darah vena yang terjadi pada bagian testis pria. Hal ini yang menyebabkan sperma menjadi kurang berkualitas. Jika anda mengalami varikokel, maka meskipun melakukan banyak makan toge akan sangat susah untuk mengatasi masalah ketidaksuburan.

Sebenarnya bukan hanya vitamin E dan antioksidan saja yang dibutuhkan untuk menjaga kesehatan reproduksi pria. Kita juga memerlukan asupan vitamin C, A dan protein yang cukup untuk mendukung kesuburan reproduksi.

Artikel Terkait :Apa Tandanya Kalau Sperma Pria Sehat dan Kuat

Penyebab Menurunnya Kualitas Sperma

Bagi seorang pria kesuburan sperma menjadi hal yang sangat penting. Dengan sperma yang berkualitas maka akan bisa menurunkan keturunan yang sehat pula. Banyak indikator yang dipakai untuk menentukan sperma berkualitas atau tidak meliputi kecepatan sperma, morfologi sperma dan jumlah sperma setidaknya mencapai 15 juta per cc.

Untuk mendapatkan sperma yang berkualitas, ada beberapa faktor yang mempengaruhinya diantaranya adalah gaya hidup, lingkungan, dan nutrisi. Mari kita bahas secara detail :

1. Gaya hidup

Seorang pria akan mengalami penurunan kualitas sperma jika mempunyai gaya hidup yang tidak sehat. Adapun gaya hidup yang tidak sehat meliputi kebiasaan merokok, minum alkohol dan minum obat-obatan terlarang. Kebisaan tersebut mengandung radikal bebas bagi tubuh kita sehingga dapat menurunkan kualitas sperma. Bahkan sebuah studi mengatakan DNA sperma bisa rusak oleh karena asap rokok. Bagi anda yang saat ini belum mempunyai anak dan memiliki kebiasaan pola hidup seperti tadi, maka cobalah untuk menghentikannya dan rasakan perbedaannya.

2. Lingkungan

Sebuah studi mengatakan polusi udara bisa menurunkan kualitas sperma seorang pria. Hal ini disebabkan karena polusi udara banyak mengandung radikal bebas. Selain itu organ intim seorang pria yang sering terpapar suhu yang panas bisa mempengaruhi kualitas sperma.

Sperma seorang pria diproduksi oleh testis. Saat suhu pada testis seorang pria melebihi suhu badannya, maka bisa mengurangi kualitas sperma. Untuk itu untuk mendapatkan sperma yang berkualitas diperlukan suhu yang lebih rendah dari suhu badan seorang pria.

3. Nutrisi

Selain faktor gaya hidup dan lingkungan, kualitas sperma juga dipengaruhi oleh nutrisi yang masuk pada tubuh kita. Sperma membutuhkan asupan makanan yang mengandung zinc, seng, vitamin C dan vitamin E.

Selain itu para ahli juga menyarankan untuk mengurangi makanan junk food dan banyak konsumsi buah dan sayur.

Banyak dokter yang menyatakan salah satu faktor penyebab pasangan suami istri tidak mempunyai anak adalah dikarenakan kualitas sperma yang kurang baik. Untuk itu bagi anda yang belum mempunyai anak, bisa melakukan konsultasi ke dokter spesialis untuk mendapatkan solusi sekaligus anda memperhatikan pola hidup, lingkungan dan nutrisi.

Jika anda termasuk pasangan yang lama menikah dan belum mempunyai anak, maka harus memperhatikan beberapa kebiasaan yang bisa merusak kualitas sperma. Pasalnya banyak orang yang tak sadar kalau sering melakukan hal ini setiap hari.

Kondisi ini dibuktikan berdasarkan sebuah data yang menyebutkan kalau jumlah pria yang mengalami gangguan kualitas sperma jumlahnya terus meningkat.

Beberapa Kebiasaan Yang Bisa Merusak Sperma

Langsung saja berikut beberapa kebiasaan sehari-hari yang ternyata bisa merusak kualitas sperma :

Begadang

Kebiasaan suka begadang akan membuat kita kurang tidur yang berdampak pada buruknya kualitas sperma. Menurut sebuah jurnal yang bernama Fertility & Sterility mengatakan bahwa seorang pria yang melakukan tidur kurang dari enam jam, maka akan menurunkan tingkat kesuburan sampai 31 persen. Berbeda dengan pria yang bisa melakukan tidur sampai 7-8 jam pada malam hari.

Hal ini terjadi karena seseorang yang mengalami kurang tidur akan menyebabkan penurunan produksi hormon tetosteron. Padahal hormon ini sangat penting dalam pembentukan sperma yang sehat.

Meskipun demikian bukan berarti pria yang banyak tidur akan lebih sehat. Pria yang tidur lebih dari 9 jam pada malam hari juga berdampak buruk bagi kesuburan. Jadi yang paling baik adalah melakukan tidur selama 7-8 jam pada malam hari.

Baca Juga : Merokok Terbukti Bisa Menurunkan Kualitas Sperma

Salah pelumas

Bagi seorang pria yang sudah menikah, sering menggunakan pelumas saat berhubungan badan bisa menjadi penyebab ketidaksuburan pria. Menurut jurnal Fertility & Sterility yang diterbitkan pada tahun 2014 menyebutkan kalau tidak semua pelumas baik, bahkan ada beberapa jenis pelumas yang justru menyebabkan motilitas atau kemampuan sperma dalam berenang menuju sel telur  menjadi terhambat.

Kondisi ini bisa terjadi karena pelumas tersebut mempunyai tingkat ketebalan yang cukup tinggi yang menghambat kemampuan sperma untuk berenang menuju sel telur. Selain itu kandungan asam hidrolik pada pelumas juga bisa berdampak membunuh sperma pria.

Kurang Makan Ikan

Berdasarkan sebuah hasil studi yang dilakukan para peneliti yang berasal dari Harvard menyatakan bahwa seorang pria yang banyak mengkonsumsi ikan cenderung memiliki kualitas sperma yang lebih baik dibandingkan dengan pria yang kurang konsumsi ikan.

Kondisi berbeda jika ternyata anda suka konsumsi daging olahan. Ternyata makan daging olahan bisa menyebabkan kualitas kesehatan sperma pria menjadi menurun karena menyebabkan produksi testosteron yang menurun.

Kebiasan minum soda

Kebiasaan sehari-hari yang bisa merusak kualitas sperma adalah suka mengkonsumsi minuman bersoda. Menurut para pakar kesehatan minuman bersoda menyebabkan kemampuan bergerak sperma menjadi menurun.

Hal ini disebabkan karena kandungan glukosa yang tinggi pada minuman bersoda yang menyebabkan insulin menjadi resisten. Akibatnya akan menyebabkan merembet yang memicu peradangan yang membuat sperma menjadi menurun pergerakannya.

Selain itu orang yang suka minum-minuman bersoda akan meningkatkan resiko obesitas. Obesitas merupakan kondisi yang tak bagus bagi kesehatan salah satunya bagi kualitas sperma.

Stres

Berdasarkan sebuah hasil studi yang dilakukan oleh Columbia University menyebutkan kalau pria yang sering mengalami stres, maka bisa menyebabkan tingkat kesuburan menurun.

Selain itu stres juga dikaitkan dengan banyak penyakit. Karena saat kita mengalami stres, akan menyebabkan penurunan sistem kekebalan tubuh yang berakibat mudahnya bakteri maupun virus masuk ke dalam tubuh.

Menyimpan ponsel di saku celana

Kebiasaan orang sekarang ini suka menyimpan ponsel mereka di saku celana. Ternyata kebiasaan ini akan berdampak buruk bagi kesuburan sperma pria.

Hal ini disebabkan karena ponsel memancarkan sebuah radiasi yang berdampak menghambat pergerakan sperma. Selain itu ponsel juga memberikan suhu yang lebih panas yang berdampak pada skrotum pria yang berfungsi untuk memproduksi sperma pria.

Oleh karena itu, bagi seorang pria sebaiknya tidak membiasakan diri untuk menyimpan ponsel mereka di saku celana. Anda bisa menaruh ponsel di tempat lain seperti saku baju atau jaket agar lebih aman bagi kesehatan sperma anda.

Terlalu banyak minum alkohol

Mempunyai kebiasaan minum alkohol dalam jumlah yang banyak bisa berdampak buruk bagi kesehatan reproduksi pria. Selain itu kebiasaan minum alkohol juga menyebabkan beberapa masalah kesehatan yang lain.

Baca juga : Manfaat kopi radix untuk kesuburan pria sejati


0 Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *